Soal UN SMA, BIOLOGI
tahun 2019
Perhatikan ciri-ciri makhluk hidup berikut ini
1. Eukariot
2. Heterotrof
3. Pencernaan
ekstraseluler
4. Tidak
memiliki klorofil
5. Dinding
sel tersusun oleh kitin
1.
Peranan organisme yang memiliki ciri diatas
dalam ekosistem adalah..
A. Konsumen
B. Produsen
C. Dekomposer
D. Detritivor
E. Herbivor
Pembahasan : C. dekomposer
A. Konsumen
Meliputi organisme yang tidak mampu membuat zat makanan sendiri
sehingga untuk memenuhi kebutuhan makanannya bergantung pada organisme lain/
organisme heterotrof. Organisme yang berperan sebagai konsumen dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu herbivora,
karnivora, dan omnivora.
·
Karnivora yaitu pemakan daging, misal harimau
dan serigala
·
Herbivora yaitu pemakan tumbuhan, misal kambing
dan kerbau
·
Omnivora yaitu pemakan tumbuhan dan daging,
misal ayam, tikus, dan manusia
B. Produsen
Mampu membuat makanannya sendiri
dengan bantuan energi cahaya matahari sehingga disebut juga organisme
autotrof..
C. Dekomposer
(pengurai)
Organisme atau makhluk hidup yang
berfungsi menguraikan sampah atau sisa-sisa makhluk hidup yang mati. Pengurai
berfungsi sebagai penghubung peredaran zat dari konsumen ke produsen.
D. Detritivor
Makhluk hidup yang termasuk komponen
detritivor adalah bakteri dan jamur
|
Note : kelompok makhluk hidup yang mampu mengubah
energi matahari menjadi energi kimia yaitu : bakteri, jamur, dan ganggang
hijau biru.
|
E. Herbivor
Adalah hean pemakan tumbuhan
contoh:kambing, sapi, kerbau dll.
2. Pada
sebuah percobaan perkecambahan, biji kacang merah ditanam dalam pot yang
berbeda yaitu pot A dan B. Pot A ditanam biji kacang merah dengan pemberian air
10 ml per hari , sedangkan pot B ditanam biji kacang merah dengan pemberian 25
ml per hari. Setelah didiamkan selama 5 hari kondisi pot A mulai tumbuh
kecambah dan pot B tidak tumbuh kecambah. Berdasarkan percobaan diatas dapat
disimpulkan bahwa....
A. Pemberian
air tidak mempengaruhi proses perkecambahan
B. Air
yang terlalu banyak tidak akan mempengaruhi proses perkecambahan
C. Laju
penguapan tanaman pot A lebih tinggi sehingga kecambah dapat tumbuh
D.
Kadar
air yang terlalu banyak pada pot B membuat biji mengalami pembusukan
E. Laju
penguapan tanaman pot B terlalu rendah sehingga kecambah busuk
Pembahasan :
Air (H2O) merupakan salah satu faktor
eksternal yang mempengaruhi proses perkecambahan dan menghentikan masa dormansi
(istirahat biji). Biji akan menyerap air dari lingkungan sekitarnya, peristiwa masuknya
air tersebut disebut imbibisi, kehadiran air kedalam sel setelah proses
imbibisi akan mengaktifkan hormon pertumbuhan dan juga enzim yang membantu
pertumbuhan biji menjadi kecambah,namun jumlah air yang terlalu banyak masuk ke
biji dan menyebabkan pembusukan maka biji tidak dapat berkembang menjadi
kecambah pada pot A air yang masuk kedalam biji cukup sehingga berkembang
dengan baik sedangkan pada pot B air yang masuk terlalu banyak sehingga biji
tidak berkembang menjadi kecambah dan menjadi membusuk.
Dibawah ini merupakan beberapa fungsi RNA
1.
Disintesis dari pola DNA
2.
Menerjemahkan kodon mRNA
3.
Mengatur urutan asam-asam amino
4.
Hasil dari aktivitas transkripsi
5.
Membawa kode genetik ke ribosom
6.
Mengikat asam-asam amino
3.
Fungsi dari mRNA adalah...
A. 1,2,
dan 3
B. 1,
2, dan 4
C. 2,
3, dan 4
D.
1, 4,
dan 5
E. 4,
5, dan 6
Pembahasan :
mRNA merupakan RNA terpanjang yang
berbentuk pita tunggal. mRNA dibentuk
oleh DNA di inti melalui proses transkripsi. mRNA menjadi penghubung antara
DNA dengan protein yang berfungsi untuk memberikan
informasi genetik dari DNA ke protein.
Dibawah ini proses-proses dalam
sintesis protein
1) dRNA
meninggalkan DNA menuju ke ribosom
2) DNA
melakukan transkripsi sehingga terbentuk dRNA
3) Asam
amio berderet sesuai dengan kode pembentukan protein
4) tRNA
menerjemahkan kodon yang dibawa dRNA
5) protein
terbentuk dan dapat merupakan enzim yang mengatur metabolisme sel
6) tRNA
mencari dan membawa asam amino yang sesuai dengan kodon yang dibawa dRNA.
4.
Urutan proses sintesis protein yang terjadi pada
tahap translasi adalah. .
A. (2)-(1)-(6)-(3)
B. (1)-(2)-(5)-(6)
C. (3)-(5)-(4)-(2)
D.
(4)-(6)-(3)-(5)
E. (4)-(6)-(5)-(3)
5.
Seorang pasien sering mengeluh sakit pada bagian
lambung. Setelah diperiksa, terdapat luka pada dinding lambung dan terjadi
enfeksi pada bagian mukosa lambung sehingga memicu terjadinya peradangan pada
lambung yang kadang-kadang disertai pendarahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan
tersebut jenis penyakit yang diderita pasien dan penyebabnya secara berurutan
adalah..
A. Ulkus,bakteri
Helicobacter pylori
B. Apendisitis,
infeksi pada bagian apendiks
C. Xerostomia,
infeksi bakteri Eschericia coli
D. Sembelit,
infeksi pada bagian dinding lambung
E. Gastritis,
iritasi karena ketidak beraturan pola makan
Pembahasan : E
A. Ulkus
(tukak lambung) peradangan kronis pada lambung yang disebabkan oleh infeksi
bakteri
B. Apendisitis
(radang apendiks),penyumbatan oleh tinja yang mengeras tersangkut dalam apendik
dan terjadi pembengkakan
C. Xerostomia,mulut
kering karena kelenjar ludah yang menghasilkan air liur berkurang
D. Sembelit,
susah buang air besar
E. Gastritis
(radang lambung)dapat disebabkan oleh asam lambung yang berlebihan (HCI), makan
tidak teratur dan pola makan yang tidak teratur.
Perhatikan bagan siklus
mentstruasi berikut ! (soal UN tahun 2019)
6.
Peristiwa yang terjadi pada tahapan X adalah...
A. Ovum
matang diselubungi folikel
B. Progesteron
merasngsang pembentukan lendir
C. Esterogen
menghambat pembentukan FSH, hipofisis melepaskan LH
D. Korpus
luteum menghentikan produksi hormon estrogen dan progesteron
E. FSH
merangsang perkembangan folikel dan esterogen semakin meningkat
Pembahasan : B
Pada gambar X yang ditunjuk adalah
merupakan fase-fase folikel pada siklus ovarium serta fase menstruasi pada
endometrium. Hormon progesteron merangsang pembentukan lendir pada tahapan/
fase menstruasi.
7.
Berdasarkan diagram, pernyataan yang benar
tentang pasca ovulasi adalah...(soal UN th 2018)
A. Memacu
hipofisis untuk memproduksi hormon FSH
B. Menghambat
produksi hormon estrogen dan progesteron
C. Bekerja
sama dengan hormon FSH mempengaruhi sel folikel mengeluarkan ovum
D. Merangsang
korpus luteum sehingga menghasilkan hormon estrogen dan progesteron
E. Korpus
luteum menghasilkan hormon progesteron memelihara pertumbuhan endometrium
Pembahasan : D
Siklus menstruasi terdiri dari fase-fase berikut :
a. Fase
folikel :
·
Sekresi FSH oleh hipofisis
·
FSH merangsang pertumbuhan folikel primer (hari
ke 1-14)
·
Oogonium bermeiosis dan menghasilkan 1 sel telur
haploid
·
Folikel menghasilkan estrogen yang merangsang
sekresi LH
b. Fase
luteal
·
Estrogen berperan dalam merangsang perbaikan
endometrium, menghambat pembentukan FSH,dan merangsang hipofisis menghasilkan
LH
·
LH berfungsi merangsang folikel graaf berovulasi
(hari ke -14), merangsang folikel menjadi korpus luteum, dan korpus luteum
menghasilkan progesteron yang menebalkan endometrium.
c. Fase
menstruasi
·
Progesteron berperan dalam menghambat FSH dan
LH, menghilangkan korpus luteum sehingga produksi progesteron terhenti.
·
Endometrium meluruh (terjadi mrnstruasi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar