Tumbuhan,Hewan,Manusia

Kamis, 30 Januari 2020

Soal dan pembahasan BIOTEKNOLOGI



Perhatikan pernyataan berikut ini
   1.      Membuat cuka dengan menggunakan Acetobacter sp.
   2.      Rekayasa genetika untuk menentukan titik unggul
   3.      Pembuatan yoghurt dengan menggunakan bakteri
   4.      Teknik hipofisasi pada ikan
1)   Dari pernyataan ini mana yang merupakan penerapan bioteknologi modern...
A.    1 dan 2
B.     1 dan 3
C.     2 dan 4
D.    2 dan 3
Jenis bioteknologi ada 2 yaitu :
            Bioteknologi konvensional atau tradisional (tanpa melibatkan perubahan susunan gen/rekayasa genetika, masih dikerjakan secara sederhana) dan bioteknologi modern (adanya rekayasa genetika, melibatkan perubahan susunan gen).



Perhatikan tabel nama bakteri berikut ini !
No
Nama Bakteri
No
Nama Bakteri
I
Acetobacter xylinum (e)
a
Memfiksasi nitrogen bebas
II
Azotobacter             (a)
b
bioinsektisida
III
Bacillus thuringiensis (b)
c
Membentuk vitamin K
IV
Eschercia coli            (c)
d
Penghasil antibiotik
V
Streptococcus griceus   (d)
e
Pembuatan nata de coco

2)   Manakah yang menunjukkan pasangan yang tepat antara bakteri dan peranannya...
A.    I-a dan II-e
B.     I-d dan V-c
C.     II-a  dan III-e
D.    III-b dan IV-c
     E.   IV-b dan V-d
3) Berikut yang dihasilkan dari proses  bioteknologi konvensional adalah...
A.    Kecap dan insulin
B.     Rekayasa genetika dan mentega
C.     Teknologi plasmid dan yoghurt
D.    Tempe dan fusi sel
E.     Keju dan yoghurt

Bioteknologi konvensional atau tradisional
Pengolahan produk susu
Produk makanan non susu
a.    Lactobacillus bulgaricus/ yoghurt
a.      Aspergillus wentii/
b.     Lactobacillus dan Streptococcus/keju, mucor sp.(produksi keju)
Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat, bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Dalam pembuatan keju ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda (bisa digantikan dengan enzim buatan yaitu klimosin).
b.      Rhyzopus/ tempe
Dalam proses pembuatan tempe diperlukan 4 jenis kapang dari genus Rhyzopus yaitu :
  Rhyzopus oligosporus, Rhyzopus stolonifer, Rhyzopus arrhizus, Rhyzopus oryzae.
c.      Streptococcus  lactis dan Lectonosto ceremoris/mentega
Bakteri tersebut membentuk proses pengasaman , susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan,lemak mentega di aduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan.
c.       Aspergillus oryzae/tape
Bahan dasar dari singkong atau biasa disebut dengan ketela pohon menggunakan sel sel ragi, ragi menghasilkan enzim dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol.

4)   Aplikasi bioteknologi dalam bidang kedokteran dilakukan dalam pembuatan...
A.    Insulin dengan cara membuat ekstrak pankreas hewan
B.     Antibodi yang dihasilkan oleh sel-sel hibridoma
C.     Vaksin yang berasal dari bibit penyakit
D.    Antibodi yang dihasilkan dari sel-sel hean kuda
E.     Interferon yang dihasilkan oleh sel-sel manusia

            Bioteknologi Modern meliputi : teknologi reproduksi, radiasi, rekombinasi gen. Salah satunya di bidang kedokteran dimana bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal, vaksin, antibiotika dan hormon.
5)    Bioteknologi tidak selalu aman bagi lingkungan tanaman hasil rekayasa genetik atau transgenik juga dikhawatirkan menimbulkan ancaman terhadap lingkungan karena..
A.    Membutuhkan banyak pestisida untuk  membunuh hama
B.     Tanah menjadi tandus akibat pemakaian pupuk kimia
C.     Menyebabkan pencemaran gen bila menyerbuki tanaman sejenis
D.    Meningkatkan jumlah bakteri dan jamur pembusuk
E.     Dapat menimbulkan wabah baru yang sulit diobati
Tanaman transgenik adalah suatu produk rekayasa genetika melalui transformasi gen dari makhluk hidup lain kedalam tanaman yang tujuannya untuk menghasilkan tanaman baru yang memiliki sifat unggul yang lebih baik dari tanaman sebelumnya. Tanaman transgenik yang dihasilkan mampu memproduksi protein delta endotoksin sehingga apabila menyerbuki tanaman sejenis akan dapat mencemari atau meracuni gen.
Contoh tanaman transgenik :Padi, jagung, kapas, kentang, tembakau,kedelai, ubi jalar,pepaya, gandum, tomat dll (tomat dapat disimpan lebih lama dan tidak cepat membusuk) anti senescens gen khusus ditransfer kedalam tomat untuk menghambat enzim yang  mempercepat kerusakan dinding sel tomat selain menggunakan bakteri dari E.coli tomat transgenik juga dibuat dengan memodifikasi gen yang telah dimilkinya secaara alami.
Keuntungan tanaman transgenik : peningkatan rasa tomat dengan pelunak yang lebih lama. Kandungan bahan berkhasiat obat, tomat dengan kandungan lycopene yang tinggi (antioksidan untuk mengurangi kanker).
Kelemahan tanaman transgenik  : kemungkinan rusaknya kandungan gizi dan kualitas makanan karena sudah ada gen lain yang masuk, alergi terhadap makanan karena sudah ada gen antibiotik lainnya yang masuk, hilangnya varietas lokal karna terjadi penyerbukan oleh angin dan serangga.
6)   Dalam tubuh manusia, hormon insulin diproduksi oleh pankreas untuk menurunkan kadar gula darah dengan mengubah glukosa menjadi glikogen. Kekurangan insulin dapat menyebabkan penyakit diabetes melitus . Untuk menolong penderita diabetes melitus, dibuat insulin produk bioteknologi. Bioproses yang digunakan untuk memperoleh insulin tersebut adalah...
A.    Escherichia coli dikloning setelah gen nya diradiasi menjadi gen pembentuk insulin
B.     Escherichia coli dibiakkan pada medium ekstrak pankreas manusia
C.     Penyisipan gen manusia pembentuk insulin pada plasmid kedalam bakteri E.coli
D.    Fusi sel pankreas manusia dengan sel kanker yang cepat membelah
E.     Fermentasi oleh bakteri Escherichia coli terhadap ekstrak pankreas tikus
Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat didalam sel bakteri atau ragi diluar kromosomnya.
Sifat-sifat plasmid antara lain :
-          Molekul DNA yang mengandung gen tertentu
-          Dapat berpindah ke sel bakteri lain
-          Sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induknya
            Pembentukan hormon insulin disebut teknologi plasmid. Proses pembentukan hormon insulin dilakukan seperti berikut ini :
-            Dalam bakteri E.coli terdapat DNA berbentuk sirkuler yang disebut plasmid
-            Pankreas terdapat DNA yang memproduksi insulin
-            Plasmid dipotong
-            DNA insulin disisipkan pada plasmid yang terpotong kemudian dimasukkan kedalam bakteri
-            Ketika bakteri membelah, DNA insulin akan ikut membelah
-            Bakteri yang memproduksi insulin kemudian diekstraksi untuk mendapatkan insulin.


Dialog pendek :
Kelvin : dio,,, boleh tanya gak?
Dio      : boleh,mau tanya apa kelvin ?
Kelvin : bioteknologi itu cabang ilmu yang mempelajari apa saja dan secara garis pembeda nya apa dio??
Dio      : bioteknologi ilmu yang mempelajari tentang pemaanfaatan makhluk hidup seperti (bakteri, fungi, virus dll), yang mendasarinya biotek ini ada dua yaitu: bioteknologi konvensional (masih dengan cara sederhana atau tanpa menggunakan rekayasa genetika Vin..nah...kalau bioteknologi modern ( dia menggunakan rekayasa genetika) gitu sih yang aku tau J...

Note : semoga beberapa ringkasan soal dan pembahasan  biologi SMA bisa membantu ya adik-adik,,,,like and coment post please J
                                                                 THANKS

    

Jumat, 24 Januari 2020

Anatomi tumbuhan (Jaringan Meristem)

                                                              



BAB I
PENDAHULUAN
  A.    Latar Belakang
Setiap makhluk hidup tentu mengalami proses tumbuh dan berkembang .  Pada saat itu, sel-sel yang menyusun tubuh menjadi terspesialisasi  untuk menjalankan berbagai fungsi hidup. Beberapa sel di antaranya bergabung menjadi satu kesatuan membentuk  jaringan.
         Jaringan merupakan sekelompok sel yang memiliki  bentuk, susunan dan fungsi yang sama. Pada umumnya, dikenal dua tipe jaringan, yaitu jaringan sederhana (tersusun dari satu tipe sel). Berbagai macam jaringan dapat ditemukan pada organ tubuh makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan. Berikut ini kita akan membahas tentang macam jaringan  yang dapat pada tumbuhan dan hewan.
         Pada dasarnya, tubuh tumbuhan multiseluler merupakan  satu unit morfologi. Dikatakan demikian karena  tubuh  tumbuhan tersusun dari sel-sel yang berlekatan dengan sel-sel lain melalui dinding selnya. Penyatuan  sel-sel  terseb ut  dimungkinkan karena adanya zat-zat perekat antarsel. Beberapa tipe sel dengan ciri yang serupa membentuk suatu kelompok sel yang dikenal  sebagai jaringan tumbuhan. Berbagai jaringan tumbuhan. Berbagai jaringan tumbuhan dapat ditemukan pada organ tumbuhan, misalnya pada akar,batang, dan daun.
         Ahli botani membedakan jaringan tumbuhan atas beberapa macam, yaitu jaringan meristem, epidermis,parenkim,kolenkim, sklerenkim, dan pengangkut.  
  B.     Rumusan
1.        Jelakan konsep jaringan meristem?
2.        Sebutkan sifat jaringan meristem?
3.      Sebutkan cirri-ciri jaingan meristem?
  C.    Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu untuk memahami tentang sistem jaringan pada tumbuhan. Disamping itu juga untuk menambah wawasan kita tentang berbagai jaringan pada tumbuhan. Sehingga kita lebih mengerti bagaimana tumbuhan itu hidup di alam.
  D.    Manfaat
Adapun manfaat makalah ini yaitu bermanfaat bagi yang membaca makalah ini dapat menambah wawasan ilmu dalam pelajaran anantomi tumbuhan dan mohon maaf bila ada kesalahan yang terdapat dalam makalah ini. 

BAB II
PEMBAHASAN
   1.      Konsep jaringan meristem
Meristem merupakan istilah dari kata Yunani, meristes, yang berarti ”terbelah”. Jaringan meristem disebut juga jaringan muda karena terdiri dari sel-sel yang masih muda (embrional) dan belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi. Jadi, jaringan meristem adalah jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional, artinya sel-selnya senantiasa aktif membelah diri untuk menambah jumlah sel tubuh. 
a.    Jaringan Meristem
Merupakan jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional, artinya mampu terus menerus membelah diri untuk menambah jumlah sel dalam tubuh. Ciri-ciri sel meristem, yaitu ukuran sel kecil dan kaya akan sitoplasma, serta selnya berbentuk kuboid atau prismatis. Jaringan meristem dapat berubah menjadi jaringan permanen / dewasa melalui peristiwa diferensiasi dan spesialisasi. Diferensiasi adalah perubahan bentuk sel yang disesuaikan dengan fungsinya, sedangkan spesialisasi jaringan tumbuhan adalah pengkhususan sel-sel tumbuhan untuk mendukung fungsi sel tertentu.
Jaringan meristem berdasarkan asal terbentuknya dibagi menjadi dua, yaitu meristem primer dan meristem sekunder. Jaringan meristem primer adalah meristem yang berkembang dari sel embrional. Biasanya meristem primer ditemukan pada kuncup ujung batang dan ujung akar. Meristem primer merupakan pertumbuhan primer yang memungkinkan akar dan batang bertambah panjang. Jaringan meristem sekunder adalah meristem yang berkembang dari jaringan permanen yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi tetapi menjadi embrional kembali.
   2.      Sifat jaringan meristem
Pada tumbuh-tumbuhan, sel-sel membentuk jaringan muda (meristem) adalah juga dalam keadaan muda (embrional). Membran selnya demikian tipis, bentuknya menunjukkan bentuk yang teratur, antara segiempat dan kubus, sedangkan ruang sel (lumen) masih penuh dengan ”protoplas” serta “vakoala” yang kecil-kecil. Dalam kondisi demikian ini sifat khusus dari jaringan muda yaitu “sel-sel yang membentuknya selalu mengadakan kegiatan-kegiatan untuk membelah”, yang dalam istilah lain disebut meristematis.
                     
        
Root cap(tudung akar/kaliptra)
1)    Berfungsi melindungi meristem akar dan alat pemantakan akar ke dalam tanah
2)    Mensekresikan lendir yg mengandung polisakarida dan ada butiran tepung : statolit
3)    Berkembang terus-menerus beregenerasi
Zona yang terdapat di akar adalah:
a)      Zona elongasi 



                                                                       I.     Terusan dari zona meristematik
                                                                    II.     Sel-sel membelah dan memanjang hingga 10 kali dan mendorong ujung akar dan meristem ke arah depan

b)      Zonz putasi/zona pendewasaan


                                                             I.     Desakan dari zona meristematik dan zona elongasi mendorong terjadinya perkembangan zona pendewasaan akar yang ditandai dengan pertumbuhan rambut akar, pembentukan akar primer dan lateral.
Istilah “meristematis” tentunya sangat berkaitan dengan “meristem”, sedang kata “meristem” berasal dari kata Yunani “meristos” yang berarti membagi atau membelah.
Berdasarkan asalnya, jaringan meristem terbagi menjadi:
a.    Meristem primer
Meristem primer adalah jaringan muda yang berasal dari sel-sel embrional. Meristem primer merupakan kelanjutan dari kegiatan embrio atau lembaga yang terdapat pada kuncup ujung batang dan ujung akar. Hal inilah yang memungkinkan akar dan batang bertambah panjang sehingga tumbuhan dapat bertambah tinggi.


                 
Daerah-daerah pada meristem primer mempunyai tingkat perkembangan sel berbeda-beda. Meristem ujung terdapat pada ujung batang. Di dekat meristem ujung terdapat promeristem dan daerah meristematik lain. Daerah ini terdiri dari sekelompok sel yang telah mengalami diferensiasi sampai tingkat tertentu dan terdiri dari tiga jenis jaringan (meristem primer) sebagai berikut.
1)   Protoderma, bagian ini merupakan asal-usul jaringan kulit (epidermis).
2)   Prokambium, bagian ini akan membentuk jaringan ikat pembuluh    primer (xilem primer dan floem primer) dan kambium.
3)   Meristem dasar, bagian ini akan membentuk jaringan dasar (parenkim) tumbuhan
b.    Meristem sekunder
Meristem sekunder terbentuk dari jaringan dewasa yang telah terhenti pertumbuhannya, tetapi menjadi embrional kembali.


Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium.
Pertumbuhan sel kambium ke arah dalam akan membentuk xilem sekunder dan ke arah luar membentuk floem sekunder. Jaringan kambium dijumpai pada batang tumbuhan anggota kelas Dicotyledoneae. Sementara itu, tumbuhan kelas Monocotyledoneae tidak mempunyai jaringan kambium (meristem sekunder) sehingga batangnya tidak mengalami pertumbuhan sekunder. Aktivitas kambium  menyebabkan pertumbuhan skunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar. Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka ). Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang, sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu.Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.
Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat antara xilem dan floem.
a)    Tumbuhan-tumbuhan golongan Dicotyledoneae dan Gymnospermae umumnya memiliki kambium, berbentuk lingkaran dalam batangnya ataupun juga dalam akarnya. Berdasarkan dalam enyelidikan teryarta kambium itu ada pula yang terdapat pada beberapa tumbuhan-tumbuhan dari golongan Monocotyledoneae.
b)   P-hellogen atau kambium gabus umumnya tedapat pada bagian kulit batang tumbuhan, dapat membentuk jaringan gabus yang sukar ataupun tidak dapat dilalui air atau zat lainnya. Sel-sel gabus ini umumnya tidak aktif atau mati.
3.      Klasifikasi jaringan meristem
Berdasarkan letaknya pada batang, jaringan meristem dibedakan menjadi tiga sebagai berikut:
a)      Meristem apikal
Meristem apikal (meristem ujung) terdapat pada ujung-ujung pokok batang , cabang, serta ujung akar. 
  

Ujung akar memiliki tudung akar, pada ujung meristem apeks, yang diikuti dengan daerah pemanjangan dan diferensiasi.

Ujung batang memiliki meristem apeks seperti kubah sebagai tambahan pada primordia daun dan primordia pucuk yang akan melindungi   meristem apeks.
Meristem apikal selalu  menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang. Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer.

b)      Meristem interkalar/aksilar (meristem antara)
Meristem interkalar/aksilar (meristem antara) terdapat di antara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa, misalnya pada pangkal ruas batang. meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. 

Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel  meristem  interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga. contoh pada pangkal ruas suku rumput-rumputan.
c)      Meristem lateral (meristem samping)
Meristem lateral (meristem samping) merupakan meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya  akar dan batang tumbuhan. 
 
1)   Kambium pembuluh (wascular cambium)
a.    lapisan sel yang membentuk silinder tipis di sekeliling batang/cabang dan akar, terletak di antara jaringan kayu dan kulit kayu.
b.    menghasilkan kayu untuk penguat  tumbuhan
c.    menghasilkan kulit kayu/kulit batang untuk pelindung

2)   kambium gabus (cork cambium)
a.    lapisan sel membentuk silinder di  bagian luar daerah kulit kayu.
b.    menghasilkan lapisan pelindung tumbuhan yang dinamakan gabus
Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.misalnya kambium dan kambium gabus.
3.  Ciri – ciri jaringan meristem
a. Bentuk dan ukurannya selnya sama (kubus)
b. Dinding Selnya Tipis
c. Selnya penuh dengan protoplasma
d.  Isi sel tidak mengandung zat makanan
e. Sel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi, berdinding tipis, protoplasma banyak, vakuola kecil, inti besar, plastida belum matang dan berbentuk sama ke segala arah


BAB III
PENUTUP
    A.      Kesimpulan
Dari makalah diatas dapat disimpulkan, Jaringan meristem adalah jaringan yang sel –selnya mampu membelah diri dengan cara mitosis secara terus menerus ( bersifat embrional) untuk menambah jumlah sel – sel tubuh pada tumbuhan.
Jaringan meristem memiliki ciri-ciri sebagai berikut, Bentuk dan ukurannya selnya sama (kubus), Dinding Selnya Tipis, Selnya penuh dengan protoplasma, Isi sel tidak mengandung zat makanan, Sel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi, berdinding tipis, protoplasma banyak, vakuola kecil, inti besar, plastida belum matang dan berbentuk sama ke segala arah.
Jaringan meristem bermacam-macam, yaitu jaringan Promeristem, Jaringan meristem primer, Jaringan meristem sekunder. Jika dilihat dari posisi jaringan meristem dalam tubuh tumbuhan maka jaringan meristem dibagi menjadi jaringan meristem apikal, intekalar, dan lateral.
   B.      Saran
Sebaiknya kepada para pembaca memahami isi makalah tersebut, sehingga para pembaca dapat mengerti apa isi makalah tersebut, tapi tidak hanya mengerti akan isi makalah ini tetapi pembaca juga akan mendapatkan suatu ilmu yang sangat bermanfaat yang nantinya dapat digunakan dalam proses balajar mengajar serta saran yang lebih baik lagi dari postingan ini yang berkaitan dengan materi jaringan meristem.


DAFTAR PUSTAKA
Sutrian Yayang. 2004. Pengantar Anatomi Tumbuh-Tumbuhan (tentang sel dan jaringan). Jakarta : PT RINEKA CIPTA
Campbell, N. A. J. B. Reece & L.G.Mitchell. 2002. Biologi .Jakarta : Erlangga



                                                                 Thank you.... :)















BUDAYA ALAM MINANGKABAU Rabu , 9 juni 2021 Unit 11 Jujur dan Bertanggungjawab Orang yang jujur adalah...